Demi Ketahanan Energi, Bahlil Pertimbangkan Hentikan Ekspor Gas ke Negara Tetangga
Oleh Rudy · · Kabar Kabinet
Selama ini, pasokan gas untuk Singapura antara lain berasal dari Blok Corridor di Sumatra Selatan. Namun, pemerintah juga berupaya mengoptimalkan sumber pasokan dari wilayah lain guna menjaga keseimbangan antara pemenuhan kontrak ekspor dan kebutuhan domestik.
Pada April 2025, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan rencana realokasi sebagian sumber pasokan gas ekspor ke Singapura dari Sumatra ke Natuna. Langkah tersebut ditujukan untuk mempertahankan pasokan kepada Singapura sekaligus menyediakan lebih banyak gas dari Sumatra bagi kebutuhan dalam negeri.
"Kita akan memaksimalkan ekspor gas pipa dari Natuna, dari Sumatra kita kurangi yang ke Singapura, untuk kebutuhan dalam negeri, pemenuhan Singapura kita maksimalkan dari Natuna," jelasnya saat ditemui usai acara Launching OLNG FEED Masela di Jakarta, dikutip Selasa (15/4/25).
Djoko juga menyebutkan rencana pengurangan sebagian volume ekspor gas dari Sumatra yang ditujukan ke Singapura mulai Juni 2025.
“Untuk sementara targetnya 30 MMSCFD. 3 kargo lah. (Target) Juni (2025)," bebernya.
Tiga Kontrak Ekspor Gas ke Singapura
Data SKK Migas pada 2020 mencatat sedikitnya terdapat tiga kontrak ekspor gas Indonesia ke Singapura dengan total pasokan terkontrak sekitar 700 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD). Pasokan dari Indonesia tersebut menjadi salah satu sumber penting bagi pemenuhan kebutuhan gas Singapura.
Berikut sejumlah kontrak ekspor gas yang tercatat dalam data tersebut:
1. Kontrak gas pipa dengan Gas Supply Pte Ltd (GSPL)
Kontrak ini mencakup pasokan gas dari lapangan yang dikelola ConocoPhillips Grissik Ltd, yang kemudian beralih kepada Medco E&P Grissik Ltd, serta PetroChina. Gas tersebut dipasok kepada GSPL, perusahaan pemasok gas di Singapura.
Berdasarkan data SKK Migas pada 2020, volume gas yang tercantum dalam kontrak mencapai 350 miliar British thermal unit per hari (BBTUD), dengan masa kontrak yang saat itu dijadwalkan berakhir pada 2023.
2. Kontrak gas pipa dengan SembCorp Gas (SembGas) dari wilayah Natuna
Tag: ESDM, Energi, Ekspor, Gas, Bahlil