Kabar Golkar

Demi Ketahanan Energi, Bahlil Pertimbangkan Hentikan Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Oleh · · Kabar Kabinet

Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia saat melakukan kunjunga di Bali (19/10)
Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia saat melakukan kunjunga di Bali (19/10)

Kontrak berikutnya melibatkan pasokan gas dari sejumlah lapangan yang dikelola perusahaan-perusahaan migas di wilayah Natuna, termasuk Medco Natuna, Premier Oil, dan Star Energy, kepada SembGas.

Mengacu pada informasi yang tercantum dalam data historis dan perjanjian penjualan gas, pasokan perdana dari West Natuna Sea atau Laut Natuna Barat kepada SembGas dimulai pada Juli 2001 dengan volume awal 100 juta kaki kubik per hari. Sementara itu, perjanjian jual beli gas saat itu mencantumkan volume hingga 325 juta kaki kubik per hari.

Sumber gas berasal dari beberapa blok di kawasan Laut Natuna Barat, antara lain South Natuna Sea Block B, Kakap Block, Natuna Sea Block A, dan wilayah operasi Premier Oil Natuna Sea. Pengelolaan sejumlah blok tersebut mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Kontrak pasokan gas ini dalam data yang dirujuk dijadwalkan berakhir pada 2028.

3. Kontrak gas pipa dari lapangan yang dikelola Premier Oil

Selain kontrak tersebut, terdapat pula perjanjian ekspor gas tersendiri dari lapangan yang dikelola Premier Oil kepada SembCorp Gas di Singapura.

Kontrak ini juga tercatat memiliki masa berlaku hingga 2028. Keberadaan sejumlah perjanjian tersebut menunjukkan bahwa kebijakan mengenai kelanjutan ekspor gas perlu mempertimbangkan kontrak yang berlaku, kemampuan produksi, serta proyeksi kebutuhan energi Indonesia.

Dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik dan kebutuhan energi nasional, evaluasi terhadap kebijakan ekspor gas menjadi bagian penting dalam upaya menjaga ketahanan energi Indonesia. Pemerintah perlu menyeimbangkan komitmen pasokan kepada mitra dagang dengan ketersediaan energi yang memadai bagi industri, pembangkit listrik, dan masyarakat di dalam negeri.

Tag: ESDM, Energi, Ekspor, Gas, Bahlil