Kabar Golkar

SKK Migas Target Lifting 1 Juta BOPD, Maman: Mimpi Besar Jangan Kandas

Oleh · · Kabar Parlemen

Anggota Komisi VII DPR Maman Abdurrahman
Anggota Komisi VII DPR Maman Abdurrahman

Begitu pun dengan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto yang menilai target yang dipasang SKK Migas tidak realistis. Meski begitu, Mulyanto tidak memberikan solusi kepada SKK Migas.

"Jadi agak pesimis kita ya, terlalu berat visi ini tercapai. Bagaimana ke depannya? Saya cenderung, kita buatlah skenario yang lebih realistis," kata Mulyanto.

Target 1 juta barel per hari produksi minyak mentah nasional diumumkan SKK Migas tahun lalu. Jika target 1 juta barel per hari bisa dikejar, impor minyak dan BBM nasional yang selama ini membebani negara bisa ditekan. Diperlukan kerja sama semua pihak untuk mewujudkan mimpi ini karena tantangannya juga berat.

"Ada sudut peningkatan tajam (di 2030), sehingga ini tantangan yang cukup berat bagi industri. Sebagai ancang-ancang peningkatan di masa yang akan datang, saat ini masih ada gap pada kesepakatan lifting minyak tahun depan. Gap ini akan kita selesaikan di diskusi-diskusi yang akan datang," ujar Dwi tahun lalu.

SKK Migas juga memasang target produksi gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik pada 2030. Dengan begitu, total produksi migas nasional 10 tahun ke depan diharapkan mencapai 3,2 juta barel setara minyak per hari.

Dwi menjelaskan, Pertamina menjadi andalan karena dengan mengelola 100 persen Blok Rokan pada Agustus 2021, 70 persen kontribusi minyak nasional dipegang BUMN. Saat ini, Pertamina terhitung mengelola 11 blok atau wilayah kerja (WK) dan punya hak partisipasi di 4 WK dari 41 WK yang ada di Indonesia. [kumparan]