Kabar Golkar

DIKLATDA AMPG: Mencetak Kader, Menyiapkan Pemimpin

Oleh · · Opini

DIKLATDA AMPG: Mencetak Kader, Menyiapkan Pemimpin
DIKLATDA AMPG: Mencetak Kader, Menyiapkan Pemimpin

Oleh: Muyassar Nugroho, S.H., M.H.
Ketua Bidang Kaderisasi PP AMPG dan Sekretaris BADIKLAT PP AMPG

Kaderisasi bagi saya bukan sekadar agenda organisasi. Kaderisasi adalah investasi untuk menyiapkan manusia yang akan memimpin masa depan.

Karena itu, DIKLATDA Tingkat I AMPG di seluruh Pimpinan Daerah (PD) AMPG Provinsi se-Indonesia harus kita tempatkan lebih dari sekadar kegiatan pendidikan kader. DIKLATDA harus menjadi ruang pembentukan karakter, kapasitas, kepemimpinan, dan integritas kader muda Partai Golkar.

Kita tidak ingin mencetak kader yang hanya mampu bergerak. Kita ingin mencetak kader yang mampu berpikir, bekerja, dan memberikan solusi.

Tantangan Indonesia semakin kompleks. Transformasi digital, kecerdasan buatan, ekonomi, geopolitik, energi, pangan, lapangan kerja, hingga perubahan sosial menuntut hadirnya generasi politik yang memiliki kemampuan teknokratik.

Kader muda hari ini harus mampu membaca data, memahami kebijakan publik, menguasai teknologi, memahami hukum dan ekonomi, sekaligus memiliki wawasan kebangsaan dan kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat.

Inilah mengapa gagasan “Kader Teknokratik, Pilar Kepercayaan Rakyat” menjadi sangat penting.

Kepercayaan rakyat tidak lahir dari slogan. Kepercayaan dibangun melalui kapasitas, integritas, rekam jejak, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat.

Sebagai penggerak kaderisasi, saya ingin DIKLATDA menjadi starting point bagi lahirnya tradisi baru: kader yang gemar membaca, berani berdiskusi, mampu menguji gagasan, terbiasa menggunakan data, dan berani mengambil tanggung jawab.

Kita juga harus mempersiapkan kader menghadapi 2029. Namun, persiapan menuju Pemilu dan Pilkada 2029 tidak boleh dimaknai sebatas persiapan memenangkan kontestasi.

Yang jauh lebih penting adalah mempersiapkan kualitas manusia politiknya.

Kader harus siap menjadi anggota legislatif, kepala daerah, pejabat publik, profesional, pengusaha, akademisi, maupun pemimpin masyarakat. Dengan demikian, kaderisasi hari ini menjadi investasi kepemimpinan Indonesia di masa depan.

Tag: Opini, Diklatda, Pelatihan, AMPG, Kaderisasi