Kabar Golkar

Menteri Bahlil Dorong Pengembangan 100 GW Kelistrikan untuk Dukung Transisi Energi

Oleh · · Kabar Nasional

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan sambutan saat pembukaan Electricity Connect 2026 di Tangerang, (22/9).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan sambutan saat pembukaan Electricity Connect 2026 di Tangerang, (22/9).

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat sektor ketenagalistrikan sebagai bagian dari upaya mencapai target net zero emission (NZE) pada 2050–2060. Salah satu langkah yang disiapkan adalah mendorong pengembangan kapasitas kelistrikan hingga 100 gigawatt (GW) sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia tetap melanjutkan agenda transisi energi meskipun situasi global terkait komitmen perubahan iklim terus mengalami dinamika. Menurutnya, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui program yang konkret dan terukur.

"Indonesia tak akan bergeming dan tetap konsisten untuk memenuhi target net zero emission kita di 2050 sampai 2060. Caranya bukan hanya tema, langsung dibuat program konkret. Di RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) kita dorong 70 persen energi baru terbarukan dan kita menambah 100 gigawatt," tegasnya saat pembukaan Electricity Connect 2026 di Tangerang, Banten, Selasa, (22/9/26).

Bahlil menjelaskan, pengembangan kelistrikan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pembangkit, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjamin ketersediaan energi nasional. Pelaksanaan agenda tersebut sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi dari berbagai pihak.

Untuk merealisasikan rencana pengembangan tersebut, kebutuhan investasi sektor kelistrikan diperkirakan mencapai 70–73 miliar dolar AS. Besarnya kebutuhan pendanaan tersebut membuat pemerintah mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam pembangunan infrastruktur energi.

Bahlil juga menekankan bahwa kerja sama dalam pengembangan sektor kelistrikan perlu memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Di sisi lain, pelaksanaan investasi tetap diarahkan untuk memperhatikan penggunaan komponen dalam negeri guna memberikan dampak terhadap perekonomian nasional.

Dukungan terhadap arah pengembangan ketenagalistrikan nasional turut disampaikan Penasehat Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) sekaligus Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo. Ia menyatakan sektor ketenagalistrikan siap menjalankan kebijakan dan arahan yang diberikan pemerintah melalui Menteri ESDM.

Tag: Energi, Listrik, ESDM, Investasi, Bahlil