Misbakhun Dukung Penguatan Kepercayaan terhadap Pasar Modal Indonesia
Oleh Rudy · · Kabar Parlemen
"Tetapi situasi sulit, situasi tekanan itu harus disikapi dengan lebih hati-hati, para pengambil kebijakan juga harus diberikan semangat bahwa apa yang menjadi kebijakan-kebijakan mereka itu memberikan dampak yang nyata buat masyarakat," ucapnya.
Misbakhun Berulang Kali Dorong Evaluasi Pasar Modal
Di sisi lain, Misbakhun mengungkapkan bahwa Komisi XI DPR RI telah berulang kali mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi serta memantau perkembangan pasar modal Indonesia. Hal tersebut, menurutnya, telah menjadi salah satu perhatian dalam berbagai rapat Komisi XI DPR.
Ia menegaskan, pemantauan diperlukan untuk mengetahui perkembangan pasar modal, termasuk merespons tren penurunan yang terjadi. Evaluasi juga penting untuk memastikan langkah pembenahan berjalan sesuai tujuan.
"Jadi gini, yang berkaitan dengan pasar modal, kita sering sekali, sering sekali Komisi XI itu rapat, kemudian memohon lakukan evaluasi *monitoring*, termasuk terhadap penurunan pasar modal," ucap Misbakhun.
Ketua Umum SOKSI tersebut juga menyoroti pentingnya memastikan reformasi pasar modal dilaksanakan secara serius dan berkelanjutan. Ia ingin mengetahui sejauh mana berbagai langkah pembenahan telah dijalankan, termasuk rencana demutualisasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pasar modal.
Menurut Misbakhun, reformasi tersebut memiliki arti penting untuk memulihkan dan memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Kepercayaan itu perlu dibangun secara menyeluruh, baik dari kalangan investor domestik maupun investor internasional.
"Ini dalam rangka apa? Dalam rangka membangun kembali kepercayaan masyarakat, tidak hanya masyarakat investor nasional, lokal, nasional, regional, tapi investor global, terhadap apa? Bursa saham Indonesia, sehingga prasyarat-prasyarat awal pada saat MSCI yang awal dulu itu sudah dipenuhi semua mereka," sebut Misbakhun.
Ia menambahkan, pembenahan tata kelola bursa harus disertai bukti konkret bahwa Indonesia berkomitmen menjalankan standar dan protokol pasar modal internasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada MSCI maupun komunitas investor global mengenai keseriusan Indonesia dalam memperbaiki kualitas pasar modal.
"Dan tentunya ini untuk memberikan apa? Memberikan pesan yang nyata dan kuat kepada MSCI, termasuk kepada masyarakat global, investor global, bahwa Indonesia mengikuti protokol-protokol tata kelola bursa saham internasional. Termasuk Bursa Efek Indonesia telah melakukan upaya yang serius dan sungguh-sungguh itu dan mereka bahkan sudah bertemu berkali-kali dengan MSCI," imbuhnya.
Misbakhun berharap, upaya evaluasi dan reformasi yang dilakukan secara konsisten dapat memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia. Dengan tata kelola yang semakin baik, kepercayaan investor diharapkan dapat terjaga sekaligus mendukung ketahanan perekonomian nasional di tengah dinamika global.
Tag: Investasi, Saham, PasarModal, Prabowo, Ekonomi, Misbakhun