Lamhot Sinaga Ajak Masyarakat Silaen Kembangkan Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha
Oleh Rudy · · Kabar Parlemen
Ulos Berpotensi Menjadi Produk Unggulan Ekonomi Kreatif
Dalam konteks pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Toba, Lamhot memberikan perhatian khusus terhadap kain ulos dan tradisi menenun yang melekat pada identitas masyarakat Batak. Menurutnya, ulos tidak hanya memiliki makna adat, budaya, dan spiritual, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang menjangkau berbagai segmen pasar.
Pengembangan ulos dapat diperluas melalui industri fesyen, kerajinan, pariwisata, hingga perdagangan produk lokal. Dengan strategi yang tepat, kain tradisional tersebut dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi para perajin.
“Ulos merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Batak. Namun, kita juga harus melihat ulos sebagai produk ekonomi kreatif yang memiliki peluang pasar. Para penenun harus kita dorong agar karyanya semakin dikenal, dihargai, dan memberikan kesejahteraan bagi mereka,” kata Lamhot.
Untuk meningkatkan daya saing produk, ia mendorong perajin melakukan pembaruan pada kualitas bahan, teknik produksi, pewarnaan, dan penyelesaian produk. Inovasi tersebut tetap harus memperhatikan keaslian tradisi serta mempertahankan makna yang terkandung dalam motif ulos.
Selain menghasilkan kain untuk kebutuhan adat, para perajin juga dapat mengembangkan berbagai produk turunan, seperti tas, dompet, aksesori, dekorasi rumah, suvenir, hingga busana kontemporer. Diversifikasi produk ini diharapkan dapat memperluas pasar sekaligus menciptakan peluang kolaborasi antara penenun, desainer, penjahit, dan pelaku UMKM.
Dengan terbentuknya rantai produksi yang lebih luas, manfaat ekonomi diharapkan tidak hanya dinikmati oleh penenun, tetapi juga oleh berbagai pihak yang terlibat dalam proses pengolahan hingga pemasaran produk.
“Kalau ekosistemnya dibangun dengan baik, manfaat ekonomi ulos tidak hanya dirasakan penenun. Ada banyak pekerjaan lain yang bisa tumbuh di sekitarnya. Inilah yang kita harapkan dari pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah,” ujarnya.
Tag: Ekraf, Ulos, Toba, LamhotSinaga