Kabar Golkar

Dorongan Eric Hermawan Lindungi IKM Rokok Madura, Kemenkeu Siapkan Lapisan Tarif Cukai Baru untuk Tekan Rokok Ilegal

Oleh · · Kabar Parlemen

Eric Hermawan Anggota DPR RI Komisi XI
Eric Hermawan Anggota DPR RI Komisi XI
Eric Hermawan merupakan politisi Partai Golkar asal Bangkalan, Madura, yang dikenal aktif memperjuangkan aspirasi ekonomi rakyat di daerahnya. Terpilih sebagai anggota DPR RI dan menjadi wakil rakyat Madura di Senayan, Eric menempatkan isu industri tembakau dan rokok rakyat sebagai salah satu fokus perjuangannya. Baginya, keberlangsungan IKM rokok Madura tidak bisa dilepaskan dari nasib petani tembakau, buruh linting, hingga pedagang kecil yang menggantungkan hidup pada sektor tersebut.
 
Dalam menjalankan perannya di parlemen, langkah Eric Hermawan sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Bahlil kerap menekankan kepada seluruh kader Golkar agar menghadirkan perubahan nyata melalui kebijakan yang menguntungkan rakyat sekaligus menjaga kepentingan negara. Pesan tersebut menjadi pedoman Eric dalam bekerja, khususnya dalam memperjuangkan solusi atas persoalan rokok ilegal yang berdampak langsung pada petani tembakau, pelaku IKM, serta penerimaan negara. Bagi Eric, keberpihakan kepada rakyat harus berjalan beriringan dengan penguatan regulasi dan kepatuhan hukum.
 
Sebagai wakil rakyat dari Madura, Eric aktif mendorong adanya kebijakan cukai yang lebih ramah bagi IKM rokok. Dalam berbagai forum, termasuk saat masa reses di Bangkalan bersama Bea Cukai, pengusaha rokok lokal, dan pemerintah daerah, ia menyampaikan aspirasi agar pemerintah pusat memberikan ruang transisi bagi pelaku rokok ilegal untuk masuk ke sistem legal.
 
Usulan tersebut mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa solusi tidak harus melalui pembentukan kawasan khusus rokok. Ia mengusulkan penambahan lapisan tarif cukai hasil tembakau sebagai jalan tengah agar pelaku usaha rokok ilegal memiliki opsi tarif yang sesuai dengan kemampuan mereka.
 
Gagasan tersebut kemudian direspons oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah tengah membahas penambahan lapisan tarif cukai baru. Kebijakan ini dirancang untuk memberi ruang bagi para pengusaha rokok ilegal agar dapat bertransformasi menjadi pelaku usaha legal dan mulai berkontribusi pada penerimaan negara.
 

Tag: erichermawan, partaigolkar, dprri