Maman Minta Transisi Energi Tak Tinggalkan Bahan Bakar Fosil
Oleh Muhammad Said · · Kabar Parlemen
"Legacy (warisan) aset harus diperhatikan kalau kita langsung lompat ke EBT berapa banyak pekerjaan yang hilang," ujarnya.
Namun, di sisi lain jika Indonesia terlambat dalam melakukan transisi ke energi bersih. Maka resikonya juga cukup besar bagi perekonomian dalam negeri. Ini karena pasar internasional mempunyai standard yang cukup ketat dalam menyeleksi masuknya produk industri pengolahan.
Di samping itu, lembaga pembiayaan dunia saat ini juga mulai mengurangi pendanaannya ke proyek yang berbasis bahan bakar fosil. Untuk itu, ia mendorong agar pemanfaatan sumber energi batu bara dapat dioptimalkan secara penuh.
Misalnya melalui proyek gasifikasi batu bara DME, yang diharapkan bisa menjadi energi alternatif pengganti LPG.
"Masih banyak yang lain produk-produk yang dari petrokimia nanti dihasilkan dari batu bara," ujarnya. [katadata]