Muyassar: Kader Muda, Garda Terdepan Pemenangan Partai GOLKAR
Oleh Rudy · · Opini
Oleh: Muyassar Nugroho, S.H., M.H.
Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik PP AMPG, dan Sekretaris BADIKLAT PP AMPG
Politik bukan sekadar tentang kekuasaan, melainkan tentang karya, kesiapsiagaan, dan pengabdian kepada rakyat. Bagi kader muda Partai Golkar, prinsip tersebut harus menjadi landasan perjuangan sekaligus pedoman dalam menghadapi tantangan politik menuju Pemilu 2029.
Sebagai Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), saya memandang bahwa masa depan Partai Golkar sangat ditentukan oleh kemampuan kita membentuk kader yang profesional, tangguh, adaptif, dan memiliki orientasi pengabdian. Karena itu, doktrin Karya Siaga Gatra Praja harus menjadi semangat yang hidup dalam setiap langkah kader muda Partai Golkar.
Karya Siaga Gatra Praja: Doktrin dan Etos Perjuangan
Karya Siaga Gatra Praja bukan sekadar rangkaian kata. Di dalamnya terkandung prinsip yang harus diterjemahkan menjadi karakter, tindakan, dan tanggung jawab setiap kader.
Karya berarti setiap kader Golkar dituntut bekerja secara profesional, produktif, dan memberikan kontribusi nyata sesuai dengan bidang keahliannya. Kaderisasi harus melahirkan generasi yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat. Kader yang berlatar belakang hukum harus mampu memahami persoalan hukum; kader yang bergerak di bidang ekonomi harus mampu membaca tantangan kesejahteraan; dan kader yang memiliki keahlian teknologi harus mampu menjawab tantangan transformasi digital.
Siaga berarti kader Golkar harus selalu siap menghadapi berbagai situasi, tantangan, serta dinamika perubahan zaman. Kader muda harus memiliki kesiapan intelektual, mental, dan organisasi. Perubahan teknologi, perkembangan geopolitik, persaingan ekonomi, serta meningkatnya tuntutan publik mengharuskan kader untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan meningkatkan kapasitas.
Sementara itu, Gatra Praja menegaskan orientasi pengabdian: membela, mengabdi, dan mendukung jalannya pemerintahan serta negara demi kepentingan rakyat. Dukungan tersebut harus diwujudkan melalui kontribusi nyata, pengawalan kebijakan, penyaluran aspirasi, dan partisipasi dalam pembangunan nasional.
Tag: Opini, Pemenangan, Pemilu, Kader, Golkar, AMPG