Kabar Golkar

KETIKA KEBIJAKAN NEGARA MASUK KE DAPUR: Apa yang Benar-Benar Dirasakan Ibu Rumah Tangga di 2026?

Oleh · · Opini

Wakil Bendahara BSNPG, Irma Mayang Sari
Wakil Bendahara BSNPG, Irma Mayang Sari

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp104,65 triliun dialokasikan untuk subsidi listrik, sementara sekitar Rp105,41 triliun untuk subsidi BBM tertentu dan LPG 3 kg.

Angka ini menunjukkan bahwa energi masih menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk menjaga daya beli.

Mengapa ibu rumah tangga perlu peduli?

Karena hampir setiap hari keluarga membutuhkan dua hal:

listrik untuk menjalankan rumah dan LPG untuk memasak.

Ketika harga energi naik, dampaknya tidak berhenti pada tagihan listrik atau harga tabung gas.

Biaya produksi makanan, transportasi, distribusi barang, hingga harga kebutuhan sehari-hari juga dapat ikut terpengaruh.

Karena itu, menjaga biaya energi tetap terkendali pada akhirnya adalah bagian dari menjaga biaya hidup keluarga.

LPG 3 Kilogram: Bukan Sekadar Soal Gas, tetapi Soal Keadilan Subsidi

Pemerintah juga terus memperbaiki mekanisme subsidi LPG 3 kg.

Arah kebijakannya semakin jelas: subsidi harus diterima mereka yang memang membutuhkan.

Pada 2026, pemerintah memperkuat penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai basis penentuan penerima berbagai bantuan dan subsidi.

Ini adalah perubahan yang sangat penting.

Sebab persoalan subsidi bukan hanya berapa besar uang negara yang dikeluarkan.

Persoalan yang lebih penting adalah:

siapa yang menikmati uang negara tersebut?

Jika keluarga miskin dan rentan mendapatkan subsidi, maka subsidi menjadi instrumen perlindungan sosial.

Tetapi jika subsidi justru lebih banyak dinikmati oleh kelompok yang mampu, maka negara mengeluarkan uang besar tanpa memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Karena itu, reformasi data mungkin tidak terlihat menarik di media sosial.

Namun dari perspektif ekonomi, data yang lebih tepat berarti anggaran yang lebih tepat.

Beras: 30 Kilogram yang Berarti Banyak bagi Dapur Keluarga

Di tengah perdebatan mengenai harga pangan, pemerintah pada 2026 juga menambah bantuan pangan beras.

Sebanyak 33.244.408 keluarga menjadi sasaran bantuan.

Setiap keluarga memperoleh:

Tag: Opini, Kebijakan, Pemerintah, BSNPG, IrmaMayang