Kabar Golkar

Maman Abdurrahman Dorong UMKM Kalbar Naik Kelas Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Oleh · · Kabar Nasional

Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan keterangan pers usai memberikan sambutan dalam kegiatan BWU di Auditorium Untan Pontianak, Senin (26/10). Foto: ANTARA
Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan keterangan pers usai memberikan sambutan dalam kegiatan BWU di Auditorium Untan Pontianak, Senin (26/10). Foto: ANTARA

Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha di Kalimantan Barat (Kalbar) melalui perluasan akses pembiayaan, legalitas, sertifikasi, hingga pemasaran produk. Upaya tersebut dilakukan melalui program Bursa Wirausaha Unggulan (BWU) guna mendorong pertumbuhan usaha sekaligus melahirkan wirausaha baru.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, pengembangan sektor UMKM membutuhkan dukungan kebijakan dan fasilitasi pemerintah agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas serta memperluas jangkauan bisnisnya.

“Pertumbuhan ini tidak akan mungkin tercapai tanpa dukungan kebijakan dari pemerintah. Dukungan tersebut mencakup aspek pembiayaan, legalitas, sertifikasi, serta akses pasar,” kata Maman di Pontianak, Senin, saat menghadiri kegiatan BWU Kalbar bertema “Berani Mulai, Bertumbuh, Siap Berdampak” di Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan).

Ia menjelaskan, BWU dirancang sebagai wadah fasilitasi sekaligus pencocokan bisnis (business matching) yang mempertemukan calon wirausaha, mahasiswa, dan pelaku UMKM dengan berbagai pihak pendukung usaha. Melalui program ini, peserta diharapkan mendapatkan kemudahan akses permodalan, pendampingan bisnis, serta jaringan pemasaran yang lebih luas.

Penyelenggaraan BWU juga menjadi bagian dari strategi Kementerian UMKM dalam mendukung target pembentukan 10 juta wirausaha baru hingga 2029. Selain meningkatkan jumlah pelaku usaha, program tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi sektor UMKM dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurut Maman, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki kemampuan memproduksi barang. Mereka juga perlu memperoleh pendampingan agar produknya memenuhi standar dan persyaratan usaha, memiliki legalitas yang memadai, serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

Untuk memperkuat pemasaran, pemerintah membuka kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Kerja sama tersebut diharapkan memberikan kesempatan lebih besar bagi produk UMKM untuk dipasarkan melalui jaringan perdagangan modern.

Tag: Pasar, UMKM, Wirausaha, Kalbar, MamanAndurrahman