Rakornis Pemenangan Pemilu di Bandung, Wihaji: Kemenangan Golkar di 2029 Tak Jatuh dari Langit, Harus Lewat Kerja Keras!
Oleh Rudy · · Kabar Nasional
Bandung — DPP Partai Golkar mulai memperkuat konsolidasi organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pemenangan Pemilu yang digelar di Hotel Pullman, Bandung, Sabtu (10/10/26).
Rakornis bertema “Arah Kebijakan dan Rencana Strategi Partai Golkar Menghadapi Pemilu Tahun 2029” tersebut dipimpin Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Jawa-Kalimantan, Wihaji. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan strategi serta memperkuat kesiapan struktur partai di wilayah Jawa dan Kalimantan.
Wihaji yang juga menjabat sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dalam Kabinet Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja organisasi yang terencana dan berkesinambungan. Menurutnya, persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang perlu dilakukan sejak dini melalui konsolidasi seluruh unsur partai.
Rakornis tersebut diikuti 96 peserta dari berbagai unsur organisasi. Peserta terdiri atas 25 perwakilan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, 21 kepala daerah, 49 perwakilan DPD Partai Golkar tingkat provinsi, serta satu orang Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Pusat.
Keterlibatan unsur legislatif, kepala daerah, dan jajaran kepengurusan partai menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi lintas struktur. Melalui forum tersebut, Golkar mendorong agar arah kebijakan dan strategi pemenangan dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang dijalankan hingga tingkat basis.
Dalam arahannya, Wihaji menegaskan bahwa persiapan Pemilu 2029 harus dimulai dengan kerja nyata dan penguatan organisasi. Ia meminta seluruh jajaran partai menjadikan konsolidasi sebagai agenda berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
"Kita tidak memiliki waktu untuk bersantai. Kemenangan Partai Golkar di 2029 tidak akan jatuh dari langit, melainkan dibangun lewat keringat dan kerja keras kita hari ini. Karena itu, konsolidasi wajib dilakukan secara berjenjang, masif, dan berkelanjutan," tegas Wihaji.
Tag: Rakornis, Bimtek, Golkar, Wihaji