Kabar Golkar

SOKSI dan KP2MI Perkuat Sinergi untuk Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia

Oleh · · Kabar Karya Kekaryaan

Ketua Umum Depinas SOKSI Mukhamad Misbakhun dan Menteri P2MI Mukhtarudin saat penandatanganan MoU di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, (17/6). Foto: jpnn.com
Ketua Umum Depinas SOKSI Mukhamad Misbakhun dan Menteri P2MI Mukhtarudin saat penandatanganan MoU di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, (17/6). Foto: jpnn.com

“Tentunya upaya membangun jembatan kerja sama ini supaya masyarakat juga memahami apa yang sudah dijalankan pemerintah itu jangan disalahtafsirkan," ungkap ketua Komisi XI DPR RI itu.

Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan bahwa kerja sama dengan SOKSI merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat tata kelola pekerja migran Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh kepada PMI mulai dari tahap persiapan keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke Indonesia.

"Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat positioning kementerian dan pelayanan ke masyarakat, agar betul-betul bisa menciptakan migran aman, rakyat sejahtera, dan Indonesia maju," imbuh Mukhtarudin.

Lebih lanjut, Mukhtarudin mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah mengarahkan transformasi penempatan tenaga kerja Indonesia menuju sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan menengah hingga tinggi.

"Jadi, sebenarnya pekerja migran Indonesia sekarang ini mayoritas sudah skilled workers dan formal. Ini sesuai dengan arahan Pak Presiden," ujar Mukhtarudin.

Menurutnya, pekerja migran harus ditempatkan sebagai individu yang berhak memperoleh perlindungan dan pemberdayaan secara menyeluruh, bukan semata-mata dipandang dari aspek ekonomi.

"Pekerja migran ini manusia, bukan barang. Oleh karena itu, semua stakeholder harus terlibat dalam konteks bagaimana mempersiapkan pekerja migran di sisi hulunya, pengawasan, pelindungan, sampai pemberdayaan ketika mereka selesai bekerja di luar negeri," katanya.

Mukhtarudin juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan SOKSI, termasuk dalam memfasilitasi kader maupun masyarakat binaan organisasi tersebut yang berminat bekerja di luar negeri melalui jalur resmi dan prosedural.

"Mungkin ada kader-kader SOKSI yang ingin bekerja di luar negeri, KP2MI siap menjadi jembatan memfasilitasi kader SOKSI atau masyarakat yang dibina oleh SOKSI," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Misbakhun didampingi sejumlah pengurus Depinas SOKSI, antara lain Sekretaris Jenderal Puteri Komarudin, Ketua Harian Iman Ariyadi, serta Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hubungan Kerja Sama Antarlembaga Dicky Loupatty.

Turut hadir Ketua Umum Wira Karya Indonesia Dewi Asmara, Ketua Umum Krida Wanita Swadiri Indonesia Netty Marliza Komarudin, Ketua Umum Fokusmaker Abrory Ben Barka, serta Sekretaris Eksekutif BKHAL Totok Prasetiyanto.

Tag: PMI, Migran, KP2MI, SOKSI, Mukhtarudin, Misbakhun