Kabar Golkar

Menuju Mubes Kosgoro 1957, Sari Yuliati Tawarkan Agenda Pembaruan dan Penguatan Kader

Sari Yuliati Siap Bertarung di Mubes Kosgoro 1957, Fokus Kaderisasi dan Konsolidasi

Oleh · · Kabar Karya Kekaryaan

Tim Perwakilan Sari Yuliati mengambil formulir pencalonan menjadi Caketum PPK Kosgoro 1957
Tim Perwakilan Sari Yuliati mengambil formulir pencalonan menjadi Caketum PPK Kosgoro 1957
"Konsolidasi organisasi yang selama ini sudah berjalan baik akan lebih diintensifkan lagi sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kecamatan. Ini menjadi bagian dari strategi memperkuat organisasi dan mendukung perolehan suara Partai Golkar ke depan," katanya.
 
Balya juga menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi pencalonan telah dipersiapkan sejak jauh hari oleh tim pendukung Sari Yuliati.
 
Tidak hanya itu, dukungan dari pengurus daerah Kosgoro di berbagai wilayah juga diklaim terus mengalir menjelang pelaksanaan Mubes.
 
Dia menyebut saat ini Sari Yuliati telah mengantongi dukungan dari 34 Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 serta empat badan lembaga.
 
Menurut Balya, dukungan tersebut menjadi modal penting untuk membawa semangat pembaruan dan penguatan organisasi Kosgoro 1957 ke depan.
 
Lebih lanjut, Balya menegaskan pencalonan Sari Yuliati tetap berada dalam koridor koordinasi bersama Partai Golkar.
 
Hal itu dinilai penting mengingat posisi Sari sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar sekaligus Kosgoro 1957 yang merupakan salah satu organisasi pendiri partai berlambang pohon beringin tersebut.
 
"Tentunya Ibu Sari selalu berkoordinasi dengan Ketua Umum Partai Golkar terkait Mubes Kosgoro maupun pencalonannya sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957," ujarnya.
 
Saat ditanya mengenai dukungan langsung dari Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Balya tidak memberikan jawaban secara tegas.
 
Namun demikian, ia memastikan komunikasi antara Sari Yuliati dengan Bahlil Lahadalia berjalan secara intensif hingga saat ini.
 
"Yang jelas beliau terus berkoordinasi dengan Ketua Umum Partai Golkar. Dan hari ini beliau mengambil formulir, artinya tidak ada persoalan," kata dia.
 
Balya berharap seluruh rangkaian Musyawarah Besar Kosgoro 1957 dapat berlangsung lancar dan tetap menjunjung tinggi semangat kekeluargaan.
 
Menurut dia, kontestasi dalam organisasi merupakan hal yang biasa selama tetap menjaga soliditas dan persatuan internal organisasi.
 
"Kontestasi adalah hal yang biasa, tetapi yang terpenting organisasi tetap solid dan menjaga kebersamaan," pungkasnya.

Tag: Mubes, Kosgoro, SariYuliati, Golkar