Terima Jajaran Dewan Pembina SOKSI, Bamsoet Tegaskan SOKSI Siap Dukung Pemerintahan Prabowo - Gibran
Oleh Suryo · · Kabar Karya Kekaryaan
JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Dewan Pembina SOKSI Bambang Soesatyo mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak mudah melupakan sejarah dan jasa besar tokoh-tokoh masa lampau. Termasuk menjadikan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara, sebagai momentum keseriusan revolusi pendidikan yang lebih substantif dan mengakar.
Peran SOKSI sangat besar dalam sejarah pergerakan bangsa. Termasuk dalam dunia pendidikan, khususnya dalam melahirkan kader untuk menjadi generasi bangsa yang unggul. Sejak didirikan pada 20 Mei 1960 oleh Mayjen (Purn) Prof. Suhardiman, yang juga merupakan penggagas istilah Golongan Karya dan aksi Karya Kekaryaan, SOKSI selalu menjadi kekuatan progresif revolusioner kebangsaan sebagai penggerak implementasi dan benteng Pancasila.
"SOKSI telah melahirkan banyak kader andalan yang menjadi aset bangsa karena dipercaya rakyat mengisi berbagai posisi di semua tingkatan. Baik di lembaga eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Dari mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Sebagai contoh, dari sekitar 102 anggota DPR Partai Golkar yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 2024, sebanyak 21 di antaranya merupakan kader SOKSI," ujar Bamsoet dalam Rapat Bulanan Dewan Pembina SOKSI, di Jakarta, Kamis (2/5/24).
Dewan Pembina SOKSI hadir antara lain Jimmy Budi Haryanto, Rudy Sanyoto, Robert J Kardinal, Anthon Sihombing, Sylvia Anggraeni, Robert Sinaga, Noor Achmad, Hamka Yandhu, Julius Hasan, Mangisara Lubis, Robinson Napitupulu, Purnama Sitompul, Mangaraja Hutahuruk dan Between Lutham.
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, SOKSI merupakan organisasi utama pendiri Partai Golkar, yang selalu memiliki peran strategis sejak masa transisi kemerdekaan hingga pasca reformasi. Sejarah mencatat, SOKSI dilegitimasi sebagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) melalui Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang dikeluarkan Kemendagri RI pada 5 September 2010, yakni SKT No.385/D.III.2/IX/2010 untuk masa berlaku hingga tahun 2015. Serta perpanjangan SKT No.01-00-00/047/D/IV.1/IV/2016 tanggal 14 April 2016 dengan masa berlaku 14 April 2016 hingga 14 April 2021.
Tag: golkar, soksi, bamsoet