Kabar Golkar

Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus Minta AMPI All Out untuk Pemilu 2024

Oleh · · Kabar Karya Kekaryaan

Credit Photo/ kumparan.com
Credit Photo/ kumparan.com

Kabargolkar.com - Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, meminta Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang merupakan sayap organisasi partai untuk memenangkan Airlangga Hartarto agar menjadi bakal Capres di Pilpres 2024.

Hal itu, disampaikan Lodewijk dalam HUT ke-45 AMPI di DPP Golkar, Anggrek Neli, Jakarta Barat, Rabu (28/6).

"Seluruh kader AMPI diminta untuk berjuang memenangkan Partai Golkar dan memenangkan calon presidennya Partai Golkar yaitu siapa, Airlangga," kata Lodewijk.

"Ingat yel-yel kita belum berubah, Golkar Indonesia, Indonesia Golkar, Golkar menang Pilpres, menang Pileg, menang Pilkada, Airlangga Presiden, Presiden Airlangga. Belum berubah jadi bahwa kita tetap memperjuangkan untuk menjadikan Airlangga sebagai presiden dari Partai Golkar pada tahun 2024," imbuhnya.

Lodewijk menuturkan, di usia ke-45 AMPI, organisasi ini sudah cukup matang untuk membantu pemenangan partai di 2024.

"Artinya apa pun yang dilakukan AMPI, kita harus melihat 2024, kita ada pesta demokrasi disitu, ada Pilpres, ada Pileg dan Pilkada," tutur Wakil Ketua DPR itu.

Ia menjelaskan, AMPI akan menggarap segmen suara anak muda di 2024. Lodewijk mengatakan Partai Golkar akan berupaya menarik suara milenial.

"Pertanyaannya, namanya juga AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia). Nah segmennya siapa sih? Kita tahu 2024 mulai kita rasakan bonus demografi yang luar biasa. Dan kalau kita tidak manfaatkan itu, kita tidak akan lolos yang dikatakan middle income trap yang sekarang sebenarnya sudah kita lewati," kata dia.

"Kedua, fenomena sekarang dari hasil survei, ternyata untuk mendekati anak muda ini dengan gayanya mereka, bermain di media sosial. Dan ada 167 juta jiwa orang Indonesia yang aktif di medsos, dan mereka pada rentang umur 20-29 tahun. Itulah yang saya katakan segmen garapan dari AMPI," lanjut Lodewijk.

Lebih jauh, Lodewijk mengatakan berbagai lembaga survei menyebut untuk meraih simpati anak muda terutama milenial, harus menggunakan pendekatan sosial media. Oleh sebab itu, ia meminta AMPI tidak lagi menggunakan cara lama.