Kabar Golkar

Golkar Jatim Sambangi Tokoh Adat Tengger, Ali Mufthi Siap Dukung Pemulangan Pusaka Jimat Klontong dari Museum Leiden

Oleh · · Kabar Daerah

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi saat menggelar kunjungan silaturahmi budaya ke kawasan Tengger, (31/10). Foto: mediajatimnews.com
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi saat menggelar kunjungan silaturahmi budaya ke kawasan Tengger, (31/10). Foto: mediajatimnews.com

KabarGolkar – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, bersama jajaran pengurus DPD Golkar Jatim menggelar kunjungan silaturahmi budaya ke kawasan Tengger, Sabtu (31/10/26). Dalam agenda tersebut, rombongan menyambangi kediaman Ketua Pesamuan Rukun Pandita Tengger Berangkulon, Eko Warnoto atau yang dikenal sebagai Romo Eko Cokronoto Bromo Tlabah.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Pasuruan dan Wakil Wali Kota Pasuruan. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan sekaligus menjadi kesempatan untuk berdialog mengenai pelestarian tradisi, adat istiadat, serta kearifan lokal masyarakat Tengger.

Ali Mufthi menilai keberadaan masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempertahankan keseimbangan lingkungan. Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan secara turun-temurun tidak hanya menjadi identitas masyarakat, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip kehidupan yang mendukung kelestarian alam.

"Ya, saudara, hari ini saya dan seluruh pengurus DPD Golkar Provinsi Jawa Timur didampingi Ketua DPD Golkar Kabupaten Pasuruan, ada Wali Kota Pasuruan, lagi ada di wilayah Tengger. Dalam rangka kita silaturahmi budaya sekaligus memahami bagaimana adat itu sesuatu yang harus kita pertahankan agar kaum adat ini bisa menjadi penyangga ekosistem," ungkap Ali Mufthi dalam rekaman video kunjungannya.

Golkar Jatim Dukung Upaya Pemulangan Jimat Klontong

Selain membahas pelestarian budaya, pertemuan tersebut juga menyoroti rencana pemulangan Jimat Klontong, pusaka yang memiliki nilai sejarah dan filosofi penting bagi masyarakat Tengger. Benda tersebut berkaitan erat dengan tradisi pelaksanaan upacara adat bulan Karo yang hingga kini masih dijaga oleh masyarakat setempat.

Romo Eko menjelaskan bahwa Jimat Klontong bukan sekadar benda peninggalan leluhur, melainkan bagian dari identitas dan warisan nilai kehidupan masyarakat Tengger. Pusaka tersebut juga memiliki keterkaitan dengan ajaran Telu Tok, yakni tiga prinsip keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama manusia.

Tag: Budaya, Adat, Tengger, Jatim, Golkar, AliMufthi