Golkar Jatim Gelar Tasyakuran Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Ini Harapan Ali Mufthi
Oleh Rudy · · Kabar Daerah
Oleh karena itu, kontribusi organisasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada persoalan internal jamiyah, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat luas. "Bagaimana Nahdlatul Ulama ini bisa memberikan kontribusi dan kemanfaatan kepada bangsa Indonesia. Tidak hanya kepada Nahdlatul Ulama dan warga NU, tetapi kepada seluruh bangsa Indonesia," kata Ali.
Ia menilai persoalan ekonomi dan kesejahteraan masih menjadi tantangan yang harus mendapat perhatian. Menurut Ali, masih banyak warga NU yang membutuhkan penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.
Karena itu, ia berharap NU di bawah kepemimpinan Gus Kikin dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ali juga menekankan pentingnya nilai keadilan, keamanan, persatuan, dan kebaikan dalam menjalankan roda organisasi.
"Al-adlu bagaimana mewujudkan keadilan. Al-amin bagaimana menjaga keamanan. Al-ikhlas menjaga persatuan dan al-ihsan membawa kebaikan-kebaikan kepada bangsa Indonesia," ujarnya.
Ali juga mendorong terbangunnya kolaborasi konstruktif antara NU dan pemerintah. Menurut dia, kerja sama tersebut diperlukan agar berbagai program sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih besar.
Namun, Ali mengingatkan bahwa kolaborasi dengan pemerintah tidak harus mengurangi independensi NU sebagai organisasi kemasyarakatan. "Kolaborasi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah itu sesuatu yang sangat bagus. NU bisa mewujudkan kemaslahatan kalau ada kolaborasi. Kolaborasi itu tidak harus menghilangkan independensi," tegasnya.
Ia melihat penguatan ekonomi kerakyatan dan hilirisasi dapat menjadi salah satu ruang kolaborasi antara pemerintah, NU, dunia usaha, dan masyarakat. Bagi Ali, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kepemimpinan yang kuat sekaligus kemampuan membangun kerja sama lintas kelompok.
"Kita membutuhkan leadership yang kuat dan kolaborasi yang kuat. Ini perjuangan kita semua," katanya.
Menurut Ali, kepemimpinan Gus Kikin ke depan memiliki tantangan besar. Selain menjaga soliditas internal NU, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai keagamaan ke dalam kerja nyata yang menjawab persoalan masyarakat.
Ali berharap terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU menjadi momentum konsolidasi sekaligus memperkuat persatuan. Ia mengajak seluruh pihak menghormati hasil Muktamar NU ke-35 dan memberikan kesempatan kepada kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi.
"Kita berharap kepemimpinan baru PBNU dapat membawa NU semakin kuat, mandiri, keberkahan dan kebaikan yang didapat para ulama dan kiai kita juga mengalir kepada kita semua, kepada Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya," pungkas Ali.
Tag: Syukuran, Golkar, Jatim, NU, AluMufthi